Sering jadi Korban Kekerasan, Pemuda Nekat Bunuh Teman

Ilustrasi/net
Ilustrasi/net

Polisi menangkap MRIA (21) tersangka pembunuhan ABTL (21) yang ditemukam tewas dalam karung di Kali Pesanggrahan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (28/6). 


Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan menyebut motif pembunuhan terjadi lantaran tersangka kesal karena sering mengalami kekerasan oleh korban. 

Puncak kekesalan tersangka terhadap korban terjadi pada Senin malam (27/6). Saat itu, pelaku yang sedang tidur secara tiba-tiba ditendang dengan sengaja oleh korban tendangan itu membuat pelaku kaget dan terbangun. 

"Tersangka tidur di kasur tiba-tiba korban datang langsung menendang tersangka sehingga tersangka kaget dan marah kepada korban," ucap Zulpan. 

Tersangka yang terlanjur kesal langsung mengambil pisau yang berada di atas meja dan menusuk korban di bagian leher sebanyak tiga kali hingga korban tewas. 

Tersangka pun sempat panik, guna mengilangkan jejak pembunuhan, tersangka sempat membersihkan lantai yang penuh darah korban. 

"Tersangka membungkus korban menggunakan kantong plastik sampah dan karung dan dalam karung tersebut tersangka masukan bantal guling," kata Zulpan. 

Bukan hanya itu, tersangka kemudian mengambil uang dan telepon genggam korban. 

Saat dibawa untuk diletakkan di sungai, mayat ATBL dibungkus dengan karung san dibawa dengan posisi melintang di bagian depan sepeda motor korban. 

Korban pun dibuang ke kali usai ujung karung diikat. Kemudian mayat ATBL ditemukan warga sekitar di Kali Pesanggrahan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Selasa (28/6) pagi. 

Akibat perbuatannya MRIA dikenakan Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 365 KUHP, dengan hukuman penjara paling lama 15  tahun.[]