Shinta Nuriyah Antusias Sambut Biografi Rizal Ramli

Rizal Ramli/Net
Rizal Ramli/Net

Tokoh nasional, Rizal Ramli akan menyuguhkan bahan bacaan penuh inspiratif yang dikemas dalam biografi.


Buku yang ditulis oleh wartawan senior Arief Gunawan ini merupakan rangkaian diorama kisah hidup Rizal Ramli sebagai seorang anak yatim piatu sejak usia 8 tahun, yang berbekal kemandirian, ketekunan, serta anugerah dari Ilahi berupa kecerdasan yang mampu mengatasi berbagai kesulitan hidup.

Latar belakang tersebut kemudian mengantarkan RR, sapaan Rizal Ramli pada integritas diri dengan kemampuan berpikir out of the box dab menjadikannya sosok problem solver sejak masih menjadi mahasiswa.

“Buku ini bagaikan sebuah lubang, yang bisa dipakai untuk melihat wajah bangsa secara lebih utuh. Bercerita tentang realitas kebangsaan," tulis istri Presiden Abdurrahman Wahid, Shinta Nuriyah dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (17/9). 

Buku yang masih disimpan judulnya ini diklaim akan membuka kembali ingatan pembaca atas reputasi dan prestasinya, termasuk saat ia memimpin Gerakan Anti Kebodohan, menjadi tokoh penentang otoritarianisme Soeharto ketika di ITB, belajar ilmu ekonomi secara mandiri di penjara Orde Baru, hingga masuk pemerintahan di era Presiden Joko Widodo.

Menurut Shinta, melalui buku tersebut, pembaca dapat melihat penggalan peristiwa penting yang pernah dialami oleh bangsa Indonesia. RR dianggap sebagai sosok penting yang berperan langsung dalam proses perjalanan bangsa ini.

Peran itu terlihat dari posisi strategis yang pernah dijabat oleh Rizal Ramli di pemerintahan, yaitu sebagai Kepala Bulog, Menko Perekonomian dan Menteri Keuangan, di Kabinet Persatuan Nasional di era Presiden Gus Dur. Selanjutnya, pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, Rizal Ramli diangkat menjadi Menko Maritim dan Sumber Daya.

“Yang menarik dari sosok Rizal Ramli adalah sikapnya yang konsisten dalam memperjuangkan nasib bangsa, baik saat di dalam maupun di luar kekuasaan, melalui sikapnya yang kritis dan tegas,” lanjut Shinta Nuriyah.

Rizal Ramli berani megambil risiko dicopot dari jabatan karena sikapnya yang konsisten. Demikian juga ketika berada di luar kekuasaan, RR mengkritik tajam jika ada kebijakan pemerintah yang menyimpang.

“Hal lain yang menarik dari buku ini adalah perjalanan hidup Rizal Ramli yang dapat menjadi inspirasi masyarakat, khususnya generasi muda,” demikian Shinta Nuriyah. []