Soroti Formula E, Fadli Zon: Bule Berlaga, Kita Cuma Penonton

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyambut pembalap Formula E/net
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyambut pembalap Formula E/net

Penyelenggaraan ajang balap mobil listrik Formula E yang digelar di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) pada Sabtu lalu (4/6), berlangsung sukses.


Hal ini terbukti dari tingginya keterlibatan atau engagement audiens di media sosial Formula E dan siaran langsung di televisi. Bahkan engagement ini tercatat lebih tinggi dari engagement rata-rata seri balapan lain di musim kedelapan ini.

Namun kesuksesan ajang balap mobil listrik bertaraf internasional ini ternyata tidak membuat Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Fadli Zon merasa bangga.

"Harusnya kita bangga kalau ada pemain Indonesia bukan penonton," kata Fadli seperti dikutip redaksi melalui akun Twitter miliknya, Kamis (23/6).

"Bule-bule berlaga, kita cuma jadi penonton," sambung politikus Partai Gerindra itu.

Tercatat bahwa siaran langsung Jakarta E-Prix di kanal RCTI ditonton oleh 10 juta orang. Jumlah penonton ini meningkat lebih dari 50% jika dibandingkan dengan rata-rata balapan di musim saat ini. 

Tak hanya itu, pada acara Jakarta E Prix 2022 terdapat 150 TV broadcast di 150 negara ditambah jutaan viewers di online streaming hanya dalam beberapa hari.

Selain itu, penayangan video, social engagement, hingga social impression mengenai Jakarta E-Prix di ruang digital juga melesat lebih tinggi daripada rata-rata musim ini. 

Didapati bahwa penayangan video mencapai 7,4 juta kali, yang artinya 62% lebih tinggi dari rata-rata musim ini. Kemudian social engagement mencapai hampir satu juta atau 27% lebih tinggi dari rata-rata musim ini. Sementara itu, social impression mencapai 22,6 juta, naik 22% dari rata-rata musim ini.

Bukan hanya itu, tingginya animo penggemar terhadap balapan juga bisa dilihat dari ludesnya penjualan 60.000 tiket Jakarta E-Prix untuk menonton balapan langsung di Ancol, Jakarta Utara. []