Tak Ada Unsur Pidana, Polisi Hentikan Kasus Beras Bansos di Depok

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Auliansyah Lubis/RMOLJakarta
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Auliansyah Lubis/RMOLJakarta

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya menghentikan penyelidikan kasus dugaan penimbunan bantuan sosial (bansos) sembako yang ditemukan di sebuah lahan kosong di wilayah Sukmajaya, Depok, Jawa Barat. 


Pasalnya polisi tidak menemukan unsur pidana dalam kasus tersebut.

"Ya proses penyelidikan kita hentikan," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Auliansyah Lubis di Polda Metro Jaya, Kamis (4/8). 

Menurut Auliansyah, alasan lain kasus  dihentikan karena beras yang dipendam di lahan tersebut sudah dalam kondisi rusak.  

Diketahui, beras yang dibawa dari gudang di Jawa Timur terkena hujan dan rusak setibanya di Depok. 

"Saat itu hujan sehingga kendaraan yang membawa beras tersebut tidak tertutup, akhirnya beras itu terkena hujan," kata Auliansyah. 

Pihak kantor ekspedisi itu pun memutuskan mengganti beras bantuan tersebut dan memusnahkannya dengan cara dikubur. 

Auliansyah menambahkan, penghentian penyelidikan beras bansos yang dikubur di sebuah lapangan tersebut karena dokumen yang diberikan oleh pihak jasa kirim sudah sesuai dengan pernyataan penggantian beras yang dianggap rusak.[]