Tak Semua Outlet Bikin Promo Nama Pengunjung, Holywings Ngaku Kecolongan soal Muhammad-Maria

General Manager Project Company Holywings Indonesia, Yuli Setiawan/RMOLJakarta
General Manager Project Company Holywings Indonesia, Yuli Setiawan/RMOLJakarta

Promo nama pengunjung dengan menggratiskan minuman yang dilakukan outlet cafe and bar Holywings Indonesia ternyata sudah berjalan dari beberapa bulan lalu.


Bahkan, General Manager Project Company Holywings Indonesia, Yuli Setiawan dalam rapat di Komisi B di DPRD DKI menyebut promo itu adalah promo reguler. 

"Terkait dari materi promosi Holywings bahwa promo tersebut adalah promo reguler yang sudah berjalan selama 3 bulan dan satu minggu sekali," kata Yuli di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Rabu (29/6). 

Nantinya, nama yang sesuai dengan ketentuan promosi akan dicek melalui KTP pengunjung. 

Bila sesuai, maka pengunjung berhak mendapat promo berupa gratis minuman bir. 

"Dengan konsep nama-nama yaitu seperti 

contoh nama Tomi dan Bima, apabila nama tersebut sesuai dengan ID atau KTP datang ke Holywings akan dapat free minuman sesuai yang ada dalam materi promosi," kata Yuli. 

Promo itu sendiri, lanjut Yuli, tidak diterapkan disemua outlet. Melainkan hanya beberapa saja. 

"Itu (promosi) hanya berlaku di outlet Holywings, kalau di Jakarta itu hanya di Pondok Indah, Tanjung Duren, Karawaci di Tangerang, kemudian Surabaya, Graha Family Surabaya, kemudian di Nedan Polonia, dan sudah itu saja. Sebenarnya hanya berlaku di outlet tertentu, tidak di semua outlet di Indonesia," kata Yuli. 

Namun, untuk kasus promo nama Muhammad dan Maria, Yuli merasa kecolongan. Kini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencabut izin usaha 12 outlet Holywings di ibu kota.   

Penutupan ini setelah Polres Jakarta Selatan menetapkan enam tersangka karena mereka mencatut nama Muhammad dan Maria dalam promosi minuman keras.[]