Tersangka Pembunuhan Laskar FPI, 2 Anggota Polda Metro Belum Ditahan

Rekonstruksi penembakan enam laskar FPI di KM 50 Tol Jakarta Cikampek, Karawang, Jawa Barat/Net
Rekonstruksi penembakan enam laskar FPI di KM 50 Tol Jakarta Cikampek, Karawang, Jawa Barat/Net

Bareskrim Polri telah menetapkan tiga anggota Polda Metro Jaya sebagai tersangka dalam kasus penembakan dan pembunuhan laskar FPI di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek. 


Namun diketahui, satu dari tiga tersangka itu sudah meninggal dunia dalam insiden kecelakaan tunggal pada bulan Januari 2021 silam. 

Sehingga, saat ini menyisakan dua orang tersangka yang proses hukumnya bisa dilanjutkan ke tahap berikutnya. 

Meski sudah ditetapkan tersangka, dua anggota Polda Metro Jaya itu belum ditahan. Menurut Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono, penahanan masih menunggu keputusan penyidik. 

"Enggak (belum ditahan), ini masih kita lihat, apakah tersangka ditahan, nanti akan dilanjutkan oleh penyidik," ujarnya dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (6/4). 

Masih kata Rusdi, penahanan dua tersangka itu tergantung pada penilaian subjektif dan objektif penyidik. 

Penilaian subjektif merujuk pada adanya kekhawatiran para tersangka akan melarikan diri, menghilangkan barang bukti atau bahkan melakukan tindak pidana lain. 

Sementara penilaian objektif merujuk pada syarat ancaman hukuman pidana di atas lima tahun yang dihadapi oleh tersangka. 

"Nanti penyidik akan mempertimbangkan itu," pungkas Rusdi. 

Ketiga tersangka dalam kasus ini diduga melanggar Pasal 338 tentang pembunuhan ancaman hukuman 15 tahun penjara Jo pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman penjara 2,8 tahun penjara. []