Tokoh NU: Kita Berhak Marah Ke Ahok, Raffi Ahmad Dkk

Akhmad Sahal/Net
Akhmad Sahal/Net

Pesta yang turut dihadiri oleh sejumlah figur publik termasuk Raffi Ahmad dan Komisaris BUMN Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kian hangat diperbincangkan. 


Di jejaring Twitter, polemik tersebut mendapat tanggapan dari sejumlah tokoh. Salah satunya adalah Pengurus Cabang Istimewa NU (PCINU) Amerika, Akhmad Sahal. 

Dalam cuitannya, Sahal tampak mengomentari unggahan seorang netizen pemilik akun @rizkisiregar. Unggahan itu menjelaskan pesta yang dihadiri Ahok, dan Raffi Ahmad cs. 

Dalam unggahan itu, dijelaskan bahwa pesta yang dihadiri Ahok dan Raffi Ahmad cs dilakukan di ruang tertutup. Para peserta pesta menikmati rokok sambil bernyanyi dan berjoget, dengan tanpa masker. 

Lebih jauh, unggahan itu juga mengkritisi para artis yang dengan mudahnya menghapus unggahan mereka setelah viral, seolah tidak terjadi apa-apa. 

"Marah. Kita berhak marah," tutup unggahan tersebut. 

Akhmad Sahal tampak me-retweet unggahan @rizkisiregar tersebut seraya menuliskan beberapa kalimat. 

"Setuju, kita berhak marah. Dan marahnya enggak hanya ke Raffi Ahmad yang mblegedhes. Tapi juga ke host-nya, ke Ahok, dan para artis yang hadir," tulis Akhmad Sahal, Kamis (14/1). 

Polemik ini viral setelah artis Anya Geraldine mengunggah foto bersama dengan sejumlah artis lainnya. Dalam foto itu juga tampak seorang pria yang diduga Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. 

Keberadaan Ahok dalam foto dan video yang beredar juga turut dipastikan oleh pakar telematika Roy Suryo. 

"Tweeps, ya benar, ini bukan hoak, tapi Ahok. Orang yang menyanyi dalam (kerumunan) 'pesta' bersama Raffi Ahmad cs itu memang Komisaris Utama Pertamina yang dibayar uang rakyat," tulis Roy Suryo di Twitter, Kamis. []