TPU Sepi Peziarah, Politikus Demokrat Borong Kembang untuk Tambah Pemasukan Pedagang

Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono (kanan) saat melakukan kunjungan ke sejumlah TPU/lst
Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono (kanan) saat melakukan kunjungan ke sejumlah TPU/lst

Selain menimbulkan polemik, kebijakan Pemprov DKI Jakarta yang melarang kegiatan ziarah selama masa libur lebaran nyatanya merugikan sejumlah pihak.


Mereka yang paling terdampak adalah para pedagang kembang dan juga  pembersihan makam. 

Menyikapi hal ini, Partai Demokrat DKI Jakarta terketuk untuk berbagi kepedulian kepada para pedagang kembang dan pembersihan makam di beberapa Tempat Pemakaman Umum (TPU) dengan menyalurkan bantuan dana. 

Untuk itu pada Minggu siang (16/5), sejumlah kader Demokrat terjun langsung mendatangi beberapa TPU di Ibu Kota. 

"Mereka rela tak beli baju lebaran buat belanja modal dan sekarang kembangnya layu dan membusuk," kata Politisi Demokrat, Mujiyono saat dikonfirmasi Kantor Berita RMOLJakarta. 

Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta itu pun meminta Pemprov DKI memberikan ganti rugi kepada pedagang kembang. Ganti rugi itu bisa diberikan melalui modal usaha.

"Saran saya ganti rugi. Bukan uang tapi pemodalan Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM. Kan ada stimulus PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional)," jelas Mujiyono. 

Mujiyono menambahkan, kebijakan peniadaan ziarah ini seharusnya dapat disosialisasikan sejak jauh-jauh hari agar tidak menimbulkan masalah. 

"Seandainya saja jauh hari, para peziarah bisa mendaftar lewat JAKI dengan menambah fitur pelayanan, sehingga dapat diatur jam kunjungan dan lebih mudah ngatur prokesnya," kata Mujiyono

Adapun para kader Demokrat yang turun untuk berbagai kepedulian pada hari ini adalah Badan Komunikasi Strategi (Bakomstra) DPD Demokrat DKI Jakarta Taufik Rendusara alias Tope di TPU Tanah Kusir. 

Politisi Demokrat lainnya yakni Subhan di TPU Rawa Mangun dan Ucikini di TPU Menteng pulo. Sementara itu Mujiyono di TPU Rawa Bunga, Prumpung, Pondok Kelapa, Pondok Kopi. []