Transjakarta Bantah Berikan Dana di Luar Kontrak Kerjasama

Ilustrasi/net
Ilustrasi/net

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) membantah pihaknya memberikan dana dalam bentuk apapun ke operator Kopamilet Jaya diluar kontrak kerjasama.


"Kami sama sekali tidak memberikan kucuran dana apapun kepada operator manapun, termasuk Kopamilet Jaya,"  tegas Direktur Operasional PT Transjakarta, Prasetia Budi, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/10). 

Prasetia menegaskan Transjakarta merupakan salah satu BUMD yang sangat menerapkan tata kelola perusahaan yang berdasarkan Good Corporate Governance (GCG). 

"Insyaallah, kami sejauh ini menjalankan tata kelola perusahaan yang baik dan sesuai dengan aturan yang berlaku,” sambungnya. 

Transjakarta, lanjut Prasetia,  sejauh ini melakukan kerjasama bersama para operator dengan institusi secara korporasi. 

Menurutnya, permasalahan yang ada ini merupakan masalah internal yang ada di dalam tubuh Kopamilet Jaya dan tidak ada sangkut pautnya dengan Transjakarta. 

Transjakarta sendiri bekerjasama dengan sebanyak 10 Operator termasuk Kopamilet Jaya untuk layanan Mikrotrans. Kerjasama ini berjalan lancar menggunakan skema Rupiah per Kilometer.

Adapun skema ini sebagai salah satu cara yang dilakukan oleh pemerintah sebagai upaya mendukung revitalisasi angkutan umum yang dimulai dengan memprioritaskan trayek di jalan utama termasuk bus berukuran kecil. 

“Terimakasih kepada semua operator yang telah bekerjasama dalam memberikan pelayanan yang aman dan nyaman untuk pelanggan,” tutupnya. []