Tuding Lakukan Penganiayaan, Modus Komplotan Curanmor Kelabui Korban

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Pasma Royce/RMOLJakarta
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Pasma Royce/RMOLJakarta

Komplotan pencuri sepeda motor alias Curanmor yang menyasar anak di bawah umur dan remaja di Kalideres mempunyai modus tersendiri dalam menjalankan aksinya.


Pelaku ER dan DS awalnya mendekati korban yang sudah menjadi target. Saat didekati oleh kedua tersangka korban ditakut-takuti dengan narasi adik dari tersangka telah dianiaya korban. 

"Si pelaku ada skenario, seakan-akan si korban sudah melakukan penganiayaan terhadap adik pelaku," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Pasma Royce di Mapolres Metro Jakarta Barat, Kamis (19/5). 

Korban yang terlanjur percaya pun berhenti, dan pada saat berhenti itu pelaku mengambil alih motor dan korban dibonceng di belakang. 

"Kamu telah mukul adik saya, dia ada di sana. Ikut! Biar saya bawa motornya. Sampai di jalan, korban diturunkan, motor dibawa kabur. Ada sedikit ancaman dan intimidasi," kata Pasma Royce. 

Setelah berhasil mengambil motor, pelaku menghubungi tiga rekannya STR, PF dan MR yang berperan sebagai penadah. 

Dari tindak kejahatan selama satu tahun belakang, polisi mengamankan 15 unit skuter matik, puluhan STNK palsu dan juga uang tunai Rp 200 ribu. 

Untuk tersangka ER dan DS dijerat Pasal 378 KUHP tentang penipuan, sementara tersangka STR, PF dan MR dengan Pasal 480 KUHP tentang aktivitas jual-beli barang hasil tindak pidana dengan ancaman hukuman penjara di atas lima tahun.[]