Tujuh RT di Jakarta Masih Tergenang Banjir Pagi Ini Usai Diguyur Hujan Senin Sore Kemarin

Ilustrasi/net
Ilustrasi/net

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sedikitnya ada 7 wilayh Rukun Tetangga (RT) di Jakarta yang masih terendam banjir hingga Selasa (29/11) pagi pukul 06.00 WIB.


"BPBD mencatat genangan yang sebelumnya terjadi di 6 RT, saat ini menjadi *7 RT atau 0,023 persen dari 30.470 RT yang ada di wilayah DKI Jakarta," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji. 

Banjir sendiri disebabkan karena hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang melanda sebagian besar wilayah DKI Jakarta pada Senin (28/11) petang. 

Akibat hujan lebat itu, menyebabkan kenaikan status siaga Pos Sunter Hulu menjadi Siaga 2 (Siaga), Pos Krukut Hulu menjadi Siaga 3 (Waspada) dan Pintu Air Manggarai menjadi Siaga 3 (Waspada), dan membuat airnya meluap hingga ke permukiman warga serta jalan-jalan di beberapa titik di wilayah DKI Jakarta. 

Untuk mengantisipasi banjir susulan, BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama. 

Isnawa mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112.  Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop.

Berikut data wilayah terdampak yang masih tergenang adalah sebagai berikut: 

Di wilayah Jakarta Selatan terdapat 2 RT yang terdiri dari: 

Kelurahan Petukangan Selatan

- Jumlah: 1 RT

- Ketinggian: 60 Cm  

- Penyebab: Luapan Kali Pesanggrahan dan Kali Uangan 

Kelurahan Cilandak Barat

- Jumlah: 1 RT

- Ketinggian: 40 Cm  

- Penyebab: Curah hujan tinggi dan Luapan Kali Krukut 

Wilayah Jakarta Timur terdapat 5 RT yang terdiri dari:

Kelurahan Cawang

- Jumlah: 5 RT

- Ketinggian: 50 sampai 100 Cm  

- Penyebab: Luapan Kali Ciliwung.[]