Vonis Ahok Harus Penuhi Rasa Keadilan Masyarakat

RMOL. Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang mengadili perkara dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diharap dapat menjatuhkan keputusan yang dijiwai dengan rasa keadilan masyarakat.


Begitu disampaikan Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS, Aboe Bakar Alhabsy melalui siaran elektronik, Senin (8/5).

Terlebih perkara Ahok telah menjadi perhatian masyarakat, bahkan dunia internasional.

"Karenanya dengan putusan yang mengandung rasa keadilan masyarakat, saya yakini gejolak yang terjadi akan berakhir," kata Wakil Ketua Fraksi PKS di DPR RI itu.

Disisi lain, Aboe mengaku bersyukur, bahwa selama ini aspirasi yang disampaikan masyarakat tentang penegakan keadilan selalu berjalan tertib dan damai.

Meskipun sebenarnya, umat Islam yang berkali-kali menggelar aksi turun ke jalan tersebut sedang murka karena kitab sucinya dihina.

"Selama ini mereka bisa menahan perihnya luka tersebut dengan mempercayakan penegakan hukum kepada aparat. Semoga saja, nantinya luka umat Islam tersebut tidak ditaburi garam dengan putusan yang tidak berkeadilan," ujar Aboe.

Aboe juga mengingatkan semua pihak harus menahan diri. Jangan sampai menggelar aksi-aksi atau tindakan yang mengganggu ketertiban atau melanggar hukum.

"Saya juga mengapresiasi sikap MA (Mahkamah Agung) yang menyatakan tidak akan mengintervensi penanganan perkara ini. Oleh karenanya, semua putusan yang besok akan dibacakan sepenuhnya adalah kewenangan majelis hakim," papar Aboe.

Diketahui, sidang perkara dugaan penodaaan agama Islam dengan terdakwa Ahok akan memasuki babak akhir. Selasa (9/5) besok, Pengadilan Negeri Jakarta Utara akan membacakan vonis setelah dalam sidang sebelumnya tim jaksa menuntut Ahok dengan hukuman setahun penjara dengan masa percobaan dua tahun kurungan. [ipk]