Waspada Gelombang Pasang, Ini Yang Dilakukan Wali Kota Jakarta Utara

Tangkapan layar saat air pasang menghantam tanggul pembatasan di Jakarta Utara/lst
Tangkapan layar saat air pasang menghantam tanggul pembatasan di Jakarta Utara/lst

Publik Jakarta Utara digemparkan dengan adanya video air lait pasang yang ada di wilayah pesisir utara atau bisa dibilang dekat dengan wilayah Pantai Mutiara.


Bahkan video yang memperlihatkan air laut lebih tinggi dari daratan dengan pemisah tembok tanggul ini terekam dalam akun instagram @jakut.info.

Akibatnya jalan raya yang berada pinggir laut persis tergenang.

Menanggapi fenomena itu, Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko menilai bahwa fenomena ini adalah perisitiwa sementara.

Sigit menyebut salah satu faktor yang membuat tingginya permukaan air adalah fenomena alam.

"Kalau kemarin hanya sifatnya temporer ya begitu gelombang pasang tertinggi kemudian ada fenomena alam berupa angin relatif besar maka air akan melimpah," kata Sigit saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (15/1).

Karena hal itu bersifat temporer, Sigit sudah merencanakan dengan pemerintah pusat untuk menjalankan program tanggul penangkal.

Fungsinya, agar air laut tidak tumpah ke jalan atau daratan disekitarnya saat pasang.

"Tetapi masalah ini sudah kami diskusikan artinya pemkot sudah berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air maupun dengan Kementrian PUPR khususnya tentang program tanggul penangkkal untuk Ibu Kota negara kita teruskan kita ada kewajiban-kewajiban mana yang jadi bagian pemprov dan mana jadi bagian kementerian PUPR," kata Sigit.

Dengan begitu Sigit berharap pengendalian air nanti akan bermanfaat bila pemerintah sudah membuat tanggul.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan warga mewaspadai gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 14-15 Januari 2021. 

Waspada Gelombang laut Kategori Sedang dengan ketinggian 1.25-2.5 meter berpeluang terjadi di Selat Karimata, Selat Gelasa, Perairan Utara Belitung, Perairan Kep. Seribu, Perairan Utara Jawa Barat, dan Laut Jawa bagian Barat. []